Keliling Dunia

Untuk ukuran manusia introvert-cinta kamar sepertiku, keinginan keliling dunia itu semacam gagasan aneh yang sulit dibayangkan. Aku yang lebih suka menenangkan diri dengan duduk di kursi kamar sambil membaca dan menyeruput kopi atau mendengarkan musik, tiba-tiba ingin sekali keliling dunia. Sendiri.

Mungkin bukan ke arah backpaker yang membawa barang seadanya di ransel, aku masih ingin menyeret koper dan membawa semua yang biasa kubutuhkan. Well, sebenarnya lagi-lagi perjalanan keliling dunia itu didasari oleh keinginan memahami diri sendiri. Ingin lepas dan mandiri dan mencari tahu seperti apa aku akan bereaksi dengan dunia yang sama sekali baru. Melihat seluk beluk yang selama ini tabu, menyentuh, menginjak dunia yang mungkin akan membuatku menggigil takut didekap asing. Tapi, aku ingin berada dalam keadaan itu.

Menikmati apapun yang ada di belahan negara lain, yang sama sekali berbeda dengan kultur negaraku. Negara besarku, yang terkenal ramah dan baik hati, tapi juga suka berbasa-basi. Negara besarku, yang selalu dan terlalu membuka tangan, dan terlalu banyak yang disembunyikan. Tapi bagaimanapun, aku cinta negara ini. Aku dibesarkan disini dan jelas tidak pantas bagiku tinggal di bumi-nya sementara mulutku mencercanya.

Yah. Negara yang paling ingin kukunjungi tentu saja Jepang. Sudah lama aku tergila-gila pada negara ini, dengan segala keindahan, keluarbiasaan, dan kekurangannya. Aku ingin dalam hidupku yang hanya sekali ini, aku bisa menapakkan kaki di atas tanah Jepang, menatap dalam-dalam bunga sakura yang bermekaran. Aku bahkan ingin sekali berguling di atas tanah dan memeluk sejengkal dari Bumi Sakura itu.

Setelah itu, aku ingin sekali ke Ontario, Kanada. Hahaha, ini pengaruh novel yang sedang kutulis. Sebenarnya seting di Kanada juga hanya wacana sembarang, tercetus begitu saja tapi saat mempelajarinya lebih dalam, aku terpana pada segala yang ada disana. Ontario, Kanada menyimpan banyak pemandangan alam yang hebat, terutama dengan pohon mapel yang memunculkan warna saat musim gugur. Tuhan, aku ingin sekali melihat pohon maple merah dengan mataku sendiri.

Setelah itu mungkin aku ingin ke Jerman. Itu negara pertama setelah Jepang yang membuatku jatuh cinta, termasuk dengan klub bolanya, dan Miroslav Klose tentunya. Aku ingin melihat Coleseum, ingin berjalan-jalan di Manhattan dan memandangi segala icon fashion kelas dunia dipajang di etalasenya. Intinya, aku keluar sejenak dari hidupku yang sekarang ini dan melihat lebih banyak hal-hal apa yang Tuhan buat di belahan dunia lain.

Ada yang mau keliling dunia? :)


No comments:

Post a Comment