Sampai Jatuh Cinta Padaku, Ya!

Aku: “Ini aku apa emang nggak punya jodoh?”
Dia:  “Punya. Ini aku. Berdiri di tempat yang tak kau tahu.”
Aku: “Aku yakin hanya aku yang menunggu nggak sabar jodohku!”
Dia:  “Salah. Ini aku. Juga tak sabar menunggumu. Kau hanya tak tahu.”
Aku: “Jodohku itu seperti apa, sih?”
Dia:  “Orang yang selalu tertawa melihat tingkahmu. Kau harus percaya itu.”
Aku: “Aku terus berdoa dan berdoa agar cepat bertemu dengan jodohku!”
Dia:  “Aku juga. Selalu dalam tengadahku. Kau harus tahu itu.”
Aku: “Aku ingin diselamatkan segera dari semua ini. Aku lelah.”
Dia:  “Aku sedang menunggu Tuhan berkata ‘Ya’.”
Aku: “Kapan kau akan datang dan menyelamatkanku, Jodohku?”
Dia:  “Segera setelah Tuhan berkata ‘Ya’, aku akan datang menemuimu.”
Aku: “Aku selalu bertanya-tanya bagaimana nanti pertemuan kita.”
Dia:  “Aku juga. Berdoa saja kau tidak sedang menguap saat aku jatuh cinta padamu.”
Aku: “Aku menunggumu. Siapapun kau. Di manapun kau sekarang.”
Dia:  “Aku selalu di dekatmu. Hanya saja belum terlihat.”
Aku: “Sampai bertemu nanti, Jodohku…”
Dia:  “Sampai jatuh cinta padaku, ya!”

No comments:

Post a Comment